DOGMAMEDIA.ID-MAKASSAR Upaya Kapolrestabes Makassar dalam memberikan pelayanan sebagai bentuk transparansi keterbukaan publik dalam beberapa Hari terakhir menuai apresiasi dari kalangan warga masyarakat Kota Makassar.
Diketahui bahwasanya sejak pasca insiden kejadian di Jalan Toddopuli Raya Polrestabes Makassar termasuk Kapolrestabes Makassar baik secara pribadi dan jabatannya benar-benar di serang “badai” Baik itu melalui sosial media maupun unjuk rasa khususny Dua Hari terakhir ini.
Sosok Kombes. Pol. Arya Perdana, Kapolrestabes Makassar lebih memilih untuk menerima langsung hampir daripada setiap aksi unjuk rasa yang terjadi di depan Mapolrestabes Makassar.
Pria jebolan Akademi Kepolisian Tahun 1998 menunjukan kualitasnya sebagai salah satu Perwira Menengah Kepolisian dengan menjawab setiap tuntutan daripada aksi unjuk rasa yang terjadi di depan Mapolrestabes Makassar, padahal beberapa diantara tuntutan para aksi pengunjuk rasa itu meminta untuk dirinya sebagai Kapolrestabes Makassar di copot namun lagi-lagi Kombes. Pol. Arya Perdana dengan penuh rasa percaya diri dan kebijaksanaan menunjukan transparansinya sebagai bentuk integritas pemberian pelayanan terhadap masyarakat.
Hal itu menuai apresiasi dari publik, salah satunya datang dari Kalangan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), ahmad yang merupakan salah satu Ketua Ormas yang aktif di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa mengungkapkan bahwasanya,
“Saya tidak mau berkomentar perihal insiden kejadian yang terjadi di Jalan Toddopuli Raya, terlepas daripada itu kami apresiasi keberanian, kebijaksanaan, dan juga konsistensi Kombes. Pol. Arya Perdana sejak awal menjabat sebagai Kapolrestabes Makassar, Pasca Insiden Besar di Jalan Toddopuli Raya tersebut, Kapolrestabes Makassar tidak menghindar, tidak mengelak, melainkan melayani setiap tamu yang datang ke kantornya dengan memberikan jawaban-jawaban pada semua pertanyaan dan tuntutan yang dilayangkan sekalipun para tamu tersebut datang cara aksi unjuk rasa yang menyebabkan Kemacetan beberapa saat menjelang waktu Buka Puasa” Tegas Ahmad
Tidak jauh berbeda, Ketua Harian GPII PD Kota Makassar, Rahmat juga menuturkan bahwasanya, “Tanpa tendensi apapun karena saya secara pribadi tidak terlalu kenal dengan terduga tersangka daripada insiden yang terjadi Pada Minggu Pagi di Jalan Toddopuli Raya namun satu hal yang kami lihat secara langsung bahwasanya Kapolrestabes Makassar, Kombes. Pol. Arya Perdana adalah sosok pemimpin yang memiliki jiwa yang besar”
“Belum tentu pada Kejadian Kemarin, (Kamis/05/03/26) semua orang ingin untuk melakukannya coba pikir sendiri, Mahasiswa sejak Sore melakukan Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung Phinisi UNM dengan membentangkan Spanduk Bertuliskan Copot Kapolrestabes Makassar namun naas menyertai pasca kejadian penganiayaan dan pengrusakan terhadap salah satu Ojol akhirnya Mahasiswa pengunjuk rasa lari kocar kacir di kejar oleh ratusan Ojol dari berbagai Aplikator, bukannya senang karna demo yang menyuarakan mosi tidak percaya terhadap dirinya bubar malah Kombes. Pol. Arya Perdana merasa tetap untuk perlu menjaga hak-hak dari pengunjuk rasa padahal yang di demo adalah dirinya, secara kalimat dan ucapan mulut ini mungkin perkara mudah tapi hanya mereka orang-orang yang memiliki jiwa besar yang mampu memikirkan orang lain sekalipun seblumnya dilontarkan ucapan yang tidak rasional padanya, semangat terus untuk Bapak Kapolrestabes Makassar beserta jajarannya karena kami tau ini bukanlah perkara” Tegas Rahmat
