DOGMAMEDIA.ID-MAKASSAR Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Gerakan Pemuda Islam Indonesia Pimpinan Daerah Kota makassar (GPII PD Kota Makassar) Pada Hari ini, Kamis (16/03/26) melaksanakan aksi unjuk rasa di depan Balaikota Makassar.
Berjumlah sekitar 30 Orang massa aksi pengunjuk rasa membentangkan dua spanduk dengan Bertuliskan “Evaluasi Dispora Makassar” Dan “Copot Kadispora serta Copot Kabid Kepemudaan” Bahkan sempat memasangkannya di depan pintu pagar Kantor Balaikota Makassar.
Aksi saling dorong dan teriak tidak terhindarkan saat massa aksi dari Organisasi Kemasyarakatan Pemda GPII PD Kota Makassar mencoba merangsek masuk ke dalam kantor Balaikota Makassar untuk menemui Walikota Makassar, Munafri Arifuddin S.H.
Aris Koordinator Lapangan dalam Orasinya mengungkapkan bahwasanya,
“Hari ini GPII PD Kota Makassar kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang ada di Kota Makassar, hadirnya GPII kembali turun ke jalan dikarenakan adanya dugaan ketimpangan terhadap Kinerja daripada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar sehingga mendorong GPII PD Kota Makassar untuk menyampaikan tuntutan kepada Walikota Makassar untuk segera mengevaluasi, mencopot, dan menonjobkan Kadispora Kota Makassar beserta Kabid Pemberdayaan Dispora Kota Makassar” Tegas Aris
Aris melanjutkan “Sebagai Kader dari GPII PD Kota Makassar, kami melihat Dispora pada Hari ini tidak transparan, tidak efektif dan tidak merata dalam menjalankan program kerjanya sebagai wadah kreatif dan pemerhati Pemuda di Kota Makassar akibatnya ttimbulah ketimpangan dalam tatanan kondisi sosial internal di kubuh Pemuda Kota Makassar, ini harus segera evaluasi ”
Angga, Selaku salah Satu Penanggung jawab aksi dari GPII PD Kota Makassar di tempat yang tidak jauh dari Balaikota Makassar mengungkapkan bahwasanya
“Menyayangkan sekali di kondisi hari kantor namun tidak seorangpun dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar yang keluar menemui massa aksi, bukankah mereka sebagai Pegawai Negeri yang bekerja di lembaga/instansi Pemerintahan di hadirkan untuk melayani kebutuhan masyarakat, bagaimana bisa pelayanannya maksimal kalau untuk mendengarkan aspirasi masyarakat saja mereka terlalu ekslusif, Walikota Makassar harus tegas terkait hal ini, Copot Kadispora Kota Makassar dengan Kabid Kepemudaan atau kami buat repot” Ucap Angga dengan Tegas
