Politik

Gedung DPRD Lutra Tercoreng, Aktivis Pengkritik Mafia BBM Diduga Dikeroyok Oknum Suruhan SPBU

MASAMBA – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kabupaten Luwu Utara berujung ricuh. Seorang pembawa aspirasi dari Aliansi Masyarakat Peduli Energi diduga menjadi korban pengeroyokan di area ruang Komisi DPRD Luwu Utara, Senin (11/5/2026).

RDP tersebut dihadiri oleh unsur kepolisian, seluruh pengelola SPBU di Kabupaten Luwu Utara, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UKM (KP2KUKM), Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, pihak Pertamina Patra Niaga, hingga perwakilan Depot Pertamina Karang-karangan.

Agenda utama rapat membahas dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Menurut keterangan pihak aliansi, rapat pada awalnya berlangsung aman dan kondusif. Namun situasi berubah saat forum diskors sementara sekitar 15 menit setelah dimulai untuk memberikan kesempatan kepada peserta melaksanakan salat Asar.

Pada masa skorsing itulah kericuhan terjadi.

Salah satu perwakilan aliansi diduga terlebih dahulu dipukul pada bagian mata oleh seorang pria bernama Wandi bersama beberapa rekannya.

Insiden tersebut kemudian berkembang menjadi aksi pengeroyokan terhadap Jenderal Lapangan Aliansi Masyarakat Peduli Energi, Reski Halim.

Akibat kejadian itu, Reski Halim mengalami sejumlah luka, antara lain lebam dan pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Kepala bagian kanan mengalami pembengkakan, paha kanan memar, serta tangan korban mengalami keseleo hingga sulit digerakkan.

Korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Luwu Utara dan menjalani visum medis sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Aliansi Masyarakat Peduli Energi mengecam keras insiden tersebut dan mempertanyakan lemahnya pengamanan di lingkungan kantor DPRD Luwu Utara.

“Bagaimana bisa ruang penyampaian aspirasi rakyat justru menjadi tempat pengeroyokan? Kami datang membawa aspirasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi, tetapi malah dipukuli di dalam kantor DPRD,” ujar perwakilan aliansi.

Aliansi mendesak DPRD dan aparat kepolisian untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mereka juga meminta para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku secara transparan dan profesional.

Peristiwa ini dinilai mencederai kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat serta menimbulkan pertanyaan serius mengenai jaminan keamanan dalam forum resmi pemerintahan di Kabupaten Luwu Utara.

shendy

Share
Published by
shendy

Recent Posts

PEMKOT MAKASSAR BIDIK PRESTASI TERTINGGI DI PORPROV XVIII SULSEL

DOGMAMEDIA.ID - Pemerintah Kota Makassar menargetkan prestasi tertinggi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII…

3 days ago

DIDAMPINGI KADISPORA, WALI KOTA MAKASSAR BUKA KONGRES PEMUDA SULSEL 2026

DOGMAMEDIA.ID - Selasa, 27 Oktober 2026, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri,…

3 days ago

TUTUP PENUH JALAN BARU LEIMENA, PENGUNJUK RASA ANCAM “GERUDUK BALAIKOTA” PADA AKSI JILID 2

DOGMAMEDIA.ID- MAKASSAR- Berbeda dari Hari-Hari sebelumnya, Pada Hari Ini Senin (26/10/26) Jalan Baru Dr. Leimena…

4 days ago

RAWAT SEMANGAT SUMPAH PEMUDA DENGAN KEGIATAN POSITIF, SAATNYA REKONSILIASI BUKAN GEBER-GEBER

DOGMAMEDIA.ID-MAKASSAR - Tanggal 28 Oktober Tahun 1928 Jutaan Pemuda dari berbagai kalangan yang di dominasi…

4 days ago

Resmi Dilantik, Ini Harapan Dispora Makassar untuk Pengprov TI Sulsel 2026-2030

DOGMAMEDIA.ID - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri, S.IP., M.Si., mewakili Wali…

6 days ago

Hari Santri 2026: Momentum Dispora Makassar Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Toleran

DOGMAMEDIA.ID - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional…

6 days ago

This website uses cookies.