DOGMAMEDIA.ID-MAKASSAR Aliansi Pemuda Dan Mahasiswa Makassar Menggugat Pada Hari Ini Senin (08/09/25) Melakukan Aksi Unjuk Rasa tepat di depan Gerbang Mapolda Sulsel yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar.
Membentangkan Spanduk bertuliskan Copot Dir Intel Polda Sulsel, Massa Aksi mulai menyampaikan orasi ilmiahnya secara bergantian bahkan di beberapa moment terpantau massa aksi ingin melakukan penutupan Jalan.
Rahmat Paturungi, yang merupakan Demisioner Ketua BEM Universitas Cokroaminoto Makassar sekaligus Jendral Lapangan dalam orasinya mengungkapkan bahwasanya “Aksi Unjuk Rasa yang berubah menjadi Tindakan Anarkis yang menyebabkan pembakaran pada Gedung DPRD Kota Makassar dan bahkan menyebakan 4 Orang Lain Kehilangan Nyawa Patut Diduga merupakan Kegagalan Intelijen sehingga penting untuk diambilnya langkah-langkah btegas seperti merotasi pejabat-pejabat yang berada di Fungsi Intelijen pada Tingkatan Polda Sulsel sebagai bentuk evaluasi demi menghindari kejadian serupa”
Rahmat Paturungi Melanjutkan “Kami menduga bahwa telah adanya proses penangan yang tidak mendetail seperti pemberian informasi, penanganan atau tindakan Kepolisian dan langkah-langkah lainnya yang telah di atur dalam Perkap ataupun Undang-undang, Sampai saat ini kami belum melihat ataupun mendengar press release dari Polda Sulsel tentang bagaimana proses penanganan Kepolisian secara mendetail terhadap Aksi Anarkis yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang menyebabkan orang lain kehilangan nyawa, kita tunggu secara bersama-sama bagaimana tanggapan Bid Propam Polda Sulsel dalam menyikapi hal ini apakah akan ada rilisan resmi dari Bid Propam Polda Sulsel tentang langkah apa saja yang diambil oleh masing-masing satker fungsi Kepolisian pada saat tragedi tersebut terjadi” Tegas Rahmat
Sampai dengan selesai aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sulsel yang dilakukan oleh Aliansi Pemuda Dan Mahasiswa Makassar Menggugat berlangsung dengan aman, tertib dan damai.
