Beranda

KORPS MAHASISWA GPII KRITISI KINERJA KABAG OPS POLRESTABES MAKASSAR YANG DIDUGA TIDAK MAMPU MENAFSIRKAN PROGRAM POLISI BERSAMA MASYARAKAT

DOGMAMEDIA.ID-MAKASSAR Front Aktivis Kerakyatan Sulawesi Selatan (FAKTA SULSEL) salah satu lembaga eksternal Kemahasiswaan yang dikenal banyak menyuarakan ketimpangan-ketimpangan yang terjadi di Masyarakat khususnya Sulawesi Selatan setelah sekian kembali buka suara perihal kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat secara khusus di Kota Makassar.

Rahmat Paturungi Salah Satu Dewan Komando FAKTA SULSEL, yang juga merupakan Ketua Korps Mahasiswa Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Gerakan Pemuda Islam Indonenesia Pengurus Daerah Kota Makassar cukup kritis angkat bicara terkait kinerj Kabag Ops Polrestabes yang sekarang menjabat.

Paturungi melihat meningkatnya eskalasi Geng Motor dan Perang Kelompok Di Kota Makassar tidak lepas dari peran serta sosok seorang Kabag Ops Polrestabes Makassar yang kemudian di duga tidak mampu mengimplementasikan ataupun salah menafsirkan keinginan pimpinan.

Ia Mengungkapkan Bahwasanya “Di Zaman Kepemimpinan Kapolrestabes yang Sekarang Kombes. Pol. Arya Perdana S.H, S.IK, M.Si memang telah terjadi setidaknya 3 Kali Pergantian Kabag Ops dari AKBP. (P) Darminto S.Sos, AKBP Darwis S.E M.H, AKBP Harry Fontein Aritonang S.IK, M.H, Dan terakhir saat ini di jabat oleh Kompol. Edy Soemantri S.Sos, M.H”

“Transisi dari AKBP (P) Darminto S.Sos Ke AKBP Darwis S.E, M.H terbilang cukup baik, bahkan beberapa moment besar seperti eksekusi Bangunan Mazda yang terletak di Jalan A.P. Pettarani dapat terselesaikan dengan baik di periode AKBP. Darwis sebagai Kabag Ops, begitu juga dengan aksi unjuk rasa, secara akumalasi pelayanan dan pengamanan aksi unras terselesaikan dengan baik”

Lebih Lanjut Paturungi merincikan ” Setelah dijabat oleh AKBP Darwis selama kurang lebih 6 Bulan Amanah Kabag Ops Polrestabes Makassar kemudian di emban oleh AKBP Harry Fontein Aritonang, Jebolan Akademi Kepolisian Tahun 2006 pada Dua Pekan Pertamanya memegang kendali Operasional Polrestabes Makassar langsung dihadapkan ujian yang luar biasa, Demo Pasca Kejadian Almarhum Affan Kurniawan turut pecah di Kota Makassar bukan hal yang mudah namun kekuatan mental, rasa tanggung jawab yang besar, kejadian yang luar biasa itu justru membuat AKBP. Harry Fontein Aritonang semakin matang dalam mengendalikan pasukan personel Polrestabes Makassar dalam menjalankan perintah pimpinan dan program Kepolisian di Kota Besar Makassar”

“Memang apabila kami bandingkan antara beberapa Kabag Ops sebelumnya tentu akan ada begitu banyak perbandingan dan pengecualian namun harusnya ini menjadi tantangan tersendiri untuk Kabag Ops Polrestabes Makassar saat ini yaitu Kompol. Edy Soemantri S.Sos, M.H bagaimana sosoknya dapat benar-benar mampu menjadi pengatur ritme antara Pimpinan, Personel, dan Masyarakat terlebih lagi saat Kabag Ops di jabat oleh AKBP. (P) Darminto S.Sos, Pak De (Sapaan Akrab AKBP Darminto) selama menjabat sebagai Kabag Ops dalam Kurun waktu 3 Tahun 2 Bulan sudah menempatkan standardisasi yang begitu tinggi dengan menjadi jembatan antara Kapolrestabes Makassar, Personel, dan masyarakat khususnya di kalangan kawula muda termasuk kelompok-kelompok Eks Narapidana” Tegas Rahmat

Sebagaimana Ungkapan Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang baru saja dilantik oleh Presiden Beberapa Hari lalu, dalam kesempatan Fit and Proper Test di Komisi 3 DPR RI, Jenderal Polisi. Dr. Suyudi Ario Seto S.IK, M.Si mengungkapkan bahwasanya “Menangkap Penjahat adalah suatu Kebanggan namun mencegah terjadinya kejahatan adalah suatu kehormatan”.

Dalam langka pencegahan terjadinya suatu tindak kejahatan tentu ada beberapa kiat yang masuk dalam kategori Preemtif diantaranya Sosialisasi, Pembinaan, dan lain sebagainya.

Sebagai sosok yang merupakan Representatif dari Kapolrestabes Makassar dalam urusan pengendalian Operasional di Tingkatan Polrestabes Makassar, Sosok seorang Kabag Ops memang di tuntut harus dekat tidak hanya dengan pimpinan, ataupun personelnya saja namun juga di tuntut untuk harus hadir di tengah-tengah masyarakat demi kesinambungan antara Polisi Bersama Masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *