DOGMAMEDIA.ID-MAKASSAR Ketua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Gerakan Pemuda Islam Indonesia Pimpinan Daerah Kota Makassar benar-benar di buat geram oleh sikap dari Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.
Bagaimana tidak demikian, Setelah sebelumnya tepatnya Pada Hari Senin (06/10/25) Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Pimpinan Daerah Kota Makassar yang merupakan salah satu Organisasi Kepemudaan yang tergabung dalam Front Rakyat Anti Mafia Agraria Kota Makassar melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sulsel dengan menyuarakan bahwasanya harusnya ada sikap tegas dari Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dalam menyikapi problematika sengketa lahan antara Pihak GMTD dan juga Kalla Group terhadap sebidang objek tanah yang terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga Kecamatan Tamalate Kota Makassar demi menghindari adanya tindakan perbuatan melawan hukum lainnya dan juga demi memelihara kondusifitas Kamtibmas.
Saat ditemui di salah satu Cafe di Bilangan Pengayoman Kota Makassar, Ketua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda GPII PD Kota Makassar, Moh Lingga mengungkapkan bahwasanya,
“Mungkin saja kita patut untuk duga bahwasanya para Pejabat Utama yang memiliki kewenangan di Mapolda Sulsel ini tidak belajar dari kejadian 29 Agustus 2025 kemarin yang menyebabkan Dua Kantor Pemerintah yaitu DPRD Kota Makassar dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan serta menyebabkan Tiga Orang Meninggal Dunia sehingga mereka tidak indahkan teriakan kami saat Unjuk Rasa meminta Pihak Polda Sulsel untuk tegas dalam ambil sikap demi mencegah adanya korban, mencegah adanya gangguan kamtibmas, dan mencegah adanya perbuatan pelanggaran hukum, tidak ada sama sekali mitigasi yang di lakukan setelah kami aksi, alhasil Sudah Dua Malam terakhir ini Jalan Metro Tanjung Bunga ini jadi tidak aman”
Pria yang juga merupakan Wakil Sekretaris DPD KNPI Kota Makassar itupun Melanjutkan, ” Coba Lihat ini (Sambil menunjukan sebuah video) ini peristiwa Dua Malam lalu saat para penjaga di serang ataupun saling serang mereka berlari sampai ke Jalan Raya Metro Tanjung Bunga bahkan ada yang masuk di Halaman Mall Trans Studio, artinya kegiatan mereka yang bersengketa ini sudah membahayakan masyarakat dan mengganggu kamtibmas tapi hal yang sudah kami sampaikan dengan teriakan tapi tidak di indahkan oleh Polda Sulsel mungkin tunggu viral dan tunggu ada korban jiwa baru mau bergerak ” Ucap Ketua GPII PD Kota Makassar sambil tersenyum
