DOGMAMEDIA.ID-MAKASSAR Kemarin (25/08/25) di beberapa Kota di Indonesia terpantau terdapat gelombang gerakan aksi mahasiswa, berbagai lembaga kemahasiswaan dan kepemudaan bergabung menjadi suatu aliansi dan kemudian meneriakkan hal-hal yang menurut pandangan mereka merupakan sebuah ketimpangan sehingga membutuhkan teriakan untuk perubahan.
Salah satunya termasuk di Kota Makassar, Berdasarkan himpunan kontributor Dogma Media di lapangan terdapat beberapa titik aksi Unjuk Rasa diantaranya adalah Kantor Gubernur Sulsel, Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, DPRD Kota Makassar dan DPRD Provinsi Sulsel, berbagai kelompok dan golongan seakan tidak kenal lelah meneriakkan aspirasi mereka dan mengekspresikan kekecewaannya.
Namun berbeda dari beberapa Kota yang berakhir dengan situasi yang menegangkan aksi unjuk rasa di Kota Makassar kemarin berakhir dengan kondusif, tertib dan damai tanpa ada tindakan pembubaran paksa ataupun gesekan antara petugas dalam hal ini Aparat Kepolisian dan kelompok massa aksi.
Ketua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Gerakan Pemuda Islam Indonesia Pimpinan Daerah Kota Makassar, Moh Lingga saat ditemui di salah satu warung kopi di Bilangan Pettarani Kota Makassar saat dimintai pendapatnya mengungkapkan bahwasanya,
“Tidak ada kalimat yang layak untuk disematkan selain Terima Kasih, terima kasih kepada Kapolrestabes Makassar beserta jajaran yang bertugas kemarin baik BKO dari Brimob dan Polda Sulsel yang dimana telah bekerja maksimal dalam memberikan performa terbaiknya menjaga aksi unjuk rasa sehingga teman-teman dari mahasiswa ataupun Kepemudaan dapat menyampaikan aspirasinya, Terima kasih kepada teman-teman pemuda dan mahasiswa yang juga tidak kenal lelah menjadi garda terdepan untuk menyuarakan ketimpangan yang terjadi di Negeri ini tetap solid dan semangat untuk mengawal setiap kebijakan Pemerintah, tanpa itu semua tidak mungkin aksi Unjuk Rasa kemarin dapat berakhir dengan aman, tertib, dan kondusif”
Pria yang juga merupakan Wakil Sekretaris DPD KNPI Kota Makassar itupun melanjutkan “Selain itu perlu juga kita apresiasi langkah-langkah mitigasi yang di lakukan oleh Aparat Kepolisian yang bertugas mengamankan aksi unjuk rasa kemarin, mungkin berangkat dari pengalaman hampir dari akhir setiap aksi unjuk rasa yang berlngsung di depan Jalan Pendidikan itu ribut atau chaos namun langkah mitigasi yang selalu di lakukan dengan memploting personel pengamanan baik dari Unit Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Makassar beserta Tim Patmor Presisi Polrestabes Makassar alhamdulillah masyarakat tidak lagi khawatir akan situasi ricuh atau chaos” Tegas Lingga
Sekalipun kemarin Aksi Unjuk Rasa dari bebrbagai elemen tersebut sempat menimbulkan kemacetan di berbagai titik poros di Kota Makassar namun dalam peristiwa aksi unjuk rasa terlebih merupakan Issue Nasional kemacetan merupakan hal yang tidak akan terhindarkan namun suatu pemebeda yang menjadi point plus bahwasanya aksi Unjuk Rasa di Kota Makassar tidak berakhir dengan gesekan ataupun bentrokan.
