DOGMAMEDIA.ID-MAKASSAR Berbeda dari hari-hari sebelumnya, suasana Jalan Lanto Dg Passewang Kecamatan Makassar Kota Makassar benar-benar berubah menjadi panggung aspirasi, Tokoh-tokoh sekitar Asrama Papua Kota Makassar memilih mengalah dengan menutup tokoh mereka, akitivas kantor seperti Bank Swasta dan juga BUMN yang ada disekitar lokasi Asrama Papua pun ikut untuk menutup kantornya Pada Hari Ini Senin (01/12/25).
Sekitar seratusan Pemuda dan Mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) tumpah ke jalan, secara bergantian mereka teriakkan suara tentang sejarah kelam tanah Papua yang terjadi pada Tahun 1961 yang kemudian sejarah mengenal peristiwa tersebut dengan Nama Pembebasan Irian Barat.
Sekitar 300 personel Aparat gabungan Kepolisian di turunkan bukan untuk menghentikan ataupun membubarkan aksi unjuk rasa tersebut namun benar-benar hadir untuk memberikan pelayanan terhadap seluruh warga masyarakat baik untuk Pemuda dan Mahasiswa OAP yang berunjuk rasa ataupun juga bagi warga masyarakat lain yang ingin beraktivitas.
Waktu Menunjukkan Pukul 06.30 Wita, Kapolrestabes Makassar, Kombes. Pol. Arya Perdana S.H, S.IK, M.Si terpantau oleh Kamera sudah berada di lokasi di Lokasi Apel Pasukan yang tidak jauh dari lokasi Aksi Unjuk Rasa, dalam kesempatan tersebut Kombes. Pol. Arya Perdana menekankan beberapa point penting diantaranya adalah perihal pelayanan Aksi Unjuk Rasa, potensi pelanggaran hukum, serta hal-hal lain yang menyangkut kenyamanan, keamanan serta ketertiban masyarakat.
Bukan tanpa sebab, ternyata Pria Jebolan Akademi Kepolisian Tahun 98 tersebut telah mengidentifikasi terkait adanya gerakan dari kelompok masyarakat yang memiliki maksud ingin turut mengawal aksi oleh Pemuda dan Mahasiswa OAP tersebut agar tidak melakukan tindakan perbuatan melawan dengan upaya ingin membawa ataupun membentangkan bendera Bintang Kejora.
Sekalipun terpantau terlihat ada upaya paksa dari Massa Aksi yang ingin melangkah ke Monumen Mandala yang terletak di Jalan Sudirman Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar namun dari Pagi hingga Sore Hari sekitar Pukul 16.00 Wita sampai dengan situasi benar-benar normal kembali tidak ada sama sekali aksi saling dorong ataupun pembubaran, Kepolisian Resort Kota Besar Makassar yang di backup Oleh Sat Brimob dan Polda Sulsel benar-benar memberikan pelayanan yang baik pada Massa Aksi baik dari Kubu Pemuda dan Mahasiswa OAP begitu juga dengan disisi berbeda yaitu Massa Aksi dari kelompok Masyarakat.
Salah satu tokoh Pemuda Kota Makassar, yang merupakan Wakil Sekretaris DPD KNPI Kota Makassar dan Juga sekaligus Ketua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Gerakan Pemuda IsIam Indonesia Kota Makassar, Moh Lingga yang di temui tidak jauh dari Asrama Papua saat dimintai pendapatnya mengungkapkan bahwasannya,
“Ini bukti kongkrit, Kepolisian telah benar-benar hadir memberikan pelayanan pada Masyarakat, bayangkan jikalau saja Aparat Kepolisian dari Polrestabes Makassar yang di backup oleh Polda Sulsel dan Sat Brimob itu terlambat 40 Menit saja untuk hadir di lapangan mungkin akan terjadi benturan dahsyat antara para Massa Aksi baik dari teman-teman Papua ataupun teman-teman Kelompok Masyarakat yang beranggotakan gabungan Ormas”
“Oleh karena itu saya rasa kita tidak boleh tutup mata dan hanya menilai Institusi Polri dari hal-hal Negatif yang notabene hanya di lakukan oleh Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab karena sejatinya Hari Ini Jalan Lanto Daeng Passewang Kota Makassar telah menjadi saksi bisu atas upaya dan kerja keras dari Kepolisian dalam memberikan kenyaman, keamanan dan ketertiban dalam tatanan hidup masyarakat”
Lingga melanjutkan “Tidak hanya pencapaian atas Kondusifitas Kamtibmas saja yang berhasil terjaga dan terpelihara namun juga Kepolisian telah berhasil Menjaga nilai-nilai Demokrasi dengan memberikan pelayanan yang baik terhadap gerakan-gerakan Civilian Supremacy, Terimakasih Kasih Bapak Kapolda Sulsel, Bapak Kapolrestabes Makassar Kombes. Pol. Arya Perdana serta seluruh jajaran atas upaya dan kerja keras Hari Ini, semoga dapat di pertahankan dan Polri terus semakin baik kedepannya ” Tegas Lingga
