DOGMAMEDIA.ID KOLAKA UTARA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka di Desa Puumbolo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara, menunjukkan inisiatif luar biasa dalam mengelola limbah plastik. Mereka berhasil mengolah sampah menjadi ecobrick, sebuah solusi kreatif untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Rizki Kumalasari, para mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi tentang bahaya sampah plastik, tetapi juga mengajak warga untuk berpartisipasi aktif.
Menurut Ibu Rizki, inisiatif ini sangat layak diapresiasi. “Ini menunjukkan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang tinggi dari mahasiswa. Kegiatan ini sejalan dengan semangat KKN berdampak: berdaya, edukatif, responsif, dan kolaboratif,” ujarnya.
Dalam praktiknya, mahasiswa mengajak warga memanfaatkan botol bekas dan sampah plastik lunak untuk diubah menjadi ecobrick. Ecobrick yang dihasilkan kemudian digunakan sebagai bahan dasar pembuatan papan nama Desa Puumbolo yang kini terpajang di depan kantor desa. Papan nama ini menjadi simbol semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan.
Awi Ardiansyah, Koordinator Desa (Kordes) KKN USN Kolaka, menjelaskan bahwa program ini digagas sebagai bentuk kepedulian. “Kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik, yang sering dianggap masalah, justru bisa diubah menjadi solusi yang bermanfaat,” katanya.
Dengan berakhirnya program ini, diharapkan praktik pembuatan ecobrick dapat terus dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat. Langkah ini tidak hanya akan menjaga kebersihan desa, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta lingkungan yang berkelanjutan di tengah-tengah masyarakat Desa Puumbolo.
